Catatan terbengkalai part 2
aku hanya orang yang kebingungan dalam kehidupan ini
aku tidak dapat memilih satupun jalan
dan aku tidak tau tempat yang cocok untuk orang sepertiku ?
apakah lebih baik aku menghilang saja
atau terus melanjutkan hidup yang telah sangat rusak ini?
tubuhku kian menyusut, pikiranku mulai pudar
aku tau, aku adalah berbeda
aku adalah sebuah kesalahan yang tercipta
bisakah aku memperbaikinya ?
karna yang kurasakan saat ini aku tidak mempunyai daya dan tekad
aku kehilangan alasan atau semangat hidup
segalanya menjadi terasa sangat berat
dan aku hampir tidak peduli diri ini lagi
jika didalam sel otak ku seperti ada chip program yang tlah dipasang sedari awal
mungkin chip ku itu telah rusak terinfeksi virus dan tak bisa bekerja dengan normal lagi
aku tlah kacau ... karna perbuatanku sndiri dan aku mengakui itu.
jadi aku berdo'a pada Dzat yang maha melihat kondisi Hambanya....
"ya Allah , aku menghadapmu saat ini dan tidak ada yang kututup2-tutupi
bahkan kau jauh lebih mengetahui apa yang ada disini, aku terlalu lemah
dalam berucap dan merangkai kata yang baik sesingkat mungkin. dapatkah kau
mengampuniku dan semua dosa-dosaku ? aku hanya meminta belas kasihanMu, jika Rahmat dan RidhoMu
sudah tidak sudi menerima diriku yang sangat hina ini. dan jika kau dapat mengampuniku
bisakah kau lenyapkan aku saat ini? ... agar tidak terus kulakukan
perbuatan2 buruk itu yang membuatku semakin tersiksa dan merasa bersalah.
aku tau ini adalah kata-kata yang keluar dari seseorang yang sudah menyerah
dan putus asa atas kehidupanya sndiri ... aku mengakui itu semua dihadapanmu
dan bahwa memang benar aku sudah tidak dapat merasakan ambisi hidup itu lagi
aku berusaha mencari celahnya, tapi tetap saja kenyataan dalam diriku bahwa semua
tentang dunia ini aku sudah tidak peduli lagi. aku tidak bisa merasakan warna-warni
indahnya kehidupan ini, tak bisa kurasakan sbrpa cerahnya kehidupan
berusaha mengambil bagian sisi positif dari keadaan saat ini ...
tapi pada akhirnya aku hanya merasa lelah terus membohongi diri sendiri
dari kenyataan bahwa aku sudah muak dengan semua yg ada dsini,,,,
aku benar-benar merasa menderita dan sekarat.
aku tidak dapat memilih satupun jalan
dan aku tidak tau tempat yang cocok untuk orang sepertiku ?
apakah lebih baik aku menghilang saja
atau terus melanjutkan hidup yang telah sangat rusak ini?
tubuhku kian menyusut, pikiranku mulai pudar
aku tau, aku adalah berbeda
aku adalah sebuah kesalahan yang tercipta
bisakah aku memperbaikinya ?
karna yang kurasakan saat ini aku tidak mempunyai daya dan tekad
aku kehilangan alasan atau semangat hidup
segalanya menjadi terasa sangat berat
dan aku hampir tidak peduli diri ini lagi
jika didalam sel otak ku seperti ada chip program yang tlah dipasang sedari awal
mungkin chip ku itu telah rusak terinfeksi virus dan tak bisa bekerja dengan normal lagi
aku tlah kacau ... karna perbuatanku sndiri dan aku mengakui itu.
jadi aku berdo'a pada Dzat yang maha melihat kondisi Hambanya....
"ya Allah , aku menghadapmu saat ini dan tidak ada yang kututup2-tutupi
bahkan kau jauh lebih mengetahui apa yang ada disini, aku terlalu lemah
dalam berucap dan merangkai kata yang baik sesingkat mungkin. dapatkah kau
mengampuniku dan semua dosa-dosaku ? aku hanya meminta belas kasihanMu, jika Rahmat dan RidhoMu
sudah tidak sudi menerima diriku yang sangat hina ini. dan jika kau dapat mengampuniku
bisakah kau lenyapkan aku saat ini? ... agar tidak terus kulakukan
perbuatan2 buruk itu yang membuatku semakin tersiksa dan merasa bersalah.
aku tau ini adalah kata-kata yang keluar dari seseorang yang sudah menyerah
dan putus asa atas kehidupanya sndiri ... aku mengakui itu semua dihadapanmu
dan bahwa memang benar aku sudah tidak dapat merasakan ambisi hidup itu lagi
aku berusaha mencari celahnya, tapi tetap saja kenyataan dalam diriku bahwa semua
tentang dunia ini aku sudah tidak peduli lagi. aku tidak bisa merasakan warna-warni
indahnya kehidupan ini, tak bisa kurasakan sbrpa cerahnya kehidupan
berusaha mengambil bagian sisi positif dari keadaan saat ini ...
tapi pada akhirnya aku hanya merasa lelah terus membohongi diri sendiri
dari kenyataan bahwa aku sudah muak dengan semua yg ada dsini,,,,
aku benar-benar merasa menderita dan sekarat.


0 komentar:
Post a Comment